Jumat, 28 Desember 2012

Penyakit Penyempitan Arteri

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.
WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.Penyebab utama timbulnya penyekit jantung, stroke, darah tinggi, kolesterol, darah tinggi dll adalah penyempitan pembuluh darah. Namun sekarang jangan khawatir lagi dalam mencari obat penyempitan pembuluh darah herbal , karena kami disini mempunyai solusi untuk pengobatan penyampitan pembuluh darah. Untuk itu jika anda ataupun saudara bahkan keluarga anda yang sedang mencari obat penyempitan pembuluh darah, disinilah website yang tepat untuk mendapatkan obat pembuluh darah alami aman dan tanpa efek samping . Untuk lebih lengkapnya mengenai penyakit dan obat penyempitan pembuluh darah , mari kita simak sedikit di bwah ini .
Penyempitan Pembuluh darah

Terdapat 3 Jenis Pembuluh Darah, yaitu :

1. Pembuluh darah arteri atau nadi

Pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang berasal dari bilik jantung yang berdinding tebal dan kaku. Pembuluh Darah Arteri berfungsi membawa darah dari jantung.

2. Pembuluh darah kapiler

Pembuluh darah kapiler adalah ujung yang berada di paling akhir dari pembuluh arteri. Jaringan pembuluh darah kapiler membentuk suatu anyaman rumit di mana setiap mili meter dari suatu jaringan memiliki kurang lebih sekitar 2000 kapiler darah. Pembuluh Darah Kapiler berfungsi sebagai tempat pertukaran air dan bahan kimia antara darah dan jaringan.

3. Pembuluh darah vena atau balik

Pembuluh darah vena adalah pembuluh darah yang datang menuju serambi jantung yang bersifat tipis dan elastis. Pembuluh Darah Vena berfungsi membawa darah dari kapiler kembali ke jantung.
Penyakit Pembuluh Darah

Penyakit pembuluh darah, antara lain jantung, stroke, darah tinggi, diabetes, lemah syahwat, alzheimer, jerawat, obesitas, migrain, obat penyempitan pembuluh darahmutasi sel seperti kista dan tumor, lupus dan degeneratif organ tubuh.

Yang paling berbahaya dari penyakit-penyakit yang disebutkan di atas adalah penyakit pembuluh darah jantung dan penyakit pembuluh darah otak, di mana terjadi penyempitan pembuluh darah pada jantung dan otak akibat pengentalan darah dan tingginya tekanan darah.

Jika penyempitan tersebut terjadi di pembuluh darah otak, dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak. Bahkan dapat mematikan batang otak yang membuat penderitanya koma, hidup tidak mati pun tidak.

Penyakit pembuluh darah adalah penyakit di mana pembuluh darah, baik yang di dalam jantung maupun pembuluh darah di luar jantung mengalami penyempitan atau bahkan penggelembungan akibat adanya tumpukkan lemak dan kolesterol.

Lemak dan kolesterol yang menumpuk pada dinding pembuluh darah tersebut lama-kelamaan akan mempersempit saluran pembuluh darah dan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar.

Tekanan darah tinggi memberikan kontribusi untuk arteriosklerosis, istilah umum untuk penebalan dan pengerasan pembuluh darah. Ketika kita tumbuh tua, itu adalah normal untuk mengembangkan beberapa penebalan arteri. Namun, jika arteriosclerosis adalah maju, penyakit jantung mungkin.
Salah satu jenis tertentu arteriosclerosis yang memberikan kontribusi untuk penyakit jantung adalah aterosklerosis, yang berasal dari kata Yunani athero (artinya bubur atau pasta) dan sclerosis (kekerasan berarti). Aterosklerosis adalah penyakit progresif yang ditandai dengan penumpukan plak dalam arteri. Plak terbentuk dari zat lemak, kolesterol, limbah selular, kalsium, dan fibrin. Plak mungkin sebagian atau seluruhnya memblokir aliran darah melalui arteri. Dua hal bisa terjadi: perdarahan ke dalam plak, atau pembentukan bekuan pada permukaan plak. Jika salah satu dari ini terjadi dan blok arteri, serangan jantung atau stroke dapat terjadi.
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan aterosklerosis adalah tekanan darah tinggi, asap rokok, dan kadar kolesterol tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar